Halaman

Minggu, 04 November 2012

PUISI

MIMPI

Bila kau buka jendela
Untuk mendengar siapakah yg bercakap-cakap  
di taman,
Mereka sudah tak di sana
Bersama tiupan badai
Kota-kota mereka masih meninggalkan gema, tp kau  selalu gelisah setiap mendengarnya dan hanya bisa menangkap
Ucapan yg tak terpenggal lantas bergegas melupakannya
        Kau bermimpi ttg kematian yg berulang0ulang
        Tak terbayang petir, topan, dan halilintar sudah
        menunggu
        Kau mengira sedang terbangun ketika kau
        berjalan
        Tapi rumput yg sedang terbangun ketika Kau 
        berjalan di taman
        Masih mengigau dalam kehidupan yg mati
        Dalam mimpi kematian yg hidup 
        berulang-ulang